ARTHUR CHRISTMAS

Apakah memang sudah menjadi tradisi atau sudah menjadi jadi tuntutan pasar, setiap menjelang perayaan hari Natal sineas Hollywood selalu memproduksi film- film yang bertemakan Natal. Disadari memang komposisi masyarakat kristen di Indonesia terhitung minoritas secara prosentasi, maka film film bertema seperti ini terlambat di putar atau bahkan tidak sama sekali di putar di bioskop Indonesia, karena mungkin perhitungan bisnis sehubungan dengan komposis masyarakat di Indonesia yang disebut diatas tadi. Tapi lain halnya kalau di Amerika pada akhir bulan November 2011, sudah dimulai ditayangkan dibioskop-bioskop film yang bertemakan natal apakah itu film real motion picture (Film natal yang di perankan oleh para aktor dan aktris Hollywood) atau film animasi dalam bentuk format tiga tiga dimensi (3D), salah satu contohnya yakni film animasi Arthur Christmas, yang sudah mulai di tayangkan sejak tanggal 24 November 2011, dan pada seminggu penayangannya sudah menempati urutan ke 4 dalam chart box office film di Amerika, dan bukan tidak mungkin seminggu menjelang hari Natal akan menempati urutan pertama box office.
Sinopsis
Kisah berputar sekitar Santa Claus (Jim Broadbent), istrinya (Imelda Staunton), kedua anaknya Arthur (James McAvoy) dan Steve (Hugh Laurie), dan kakek mereka, Grandsanta (Bill Nighy).
Karena populasi di dunia semakin banyak dari tahun ke tahun, pengiriman hadiah di malam Natal dari Santa Claus menjadi berteknologi tinggi yang luar biasa, dan melibatkan ribuan elf dan pesawat raksasa. Di saat Santa Claus mengirimkan hadiah-hadiah Natal bersama para elf yang dilengkapi dengan perlengkapan militer yang luar biasa canggih, Steve -anak tertua dari Santa Clause- mengontrol semua logistik dan operasi di Kutub Utara.

Sementara anak Santa yang sangat mencintai semangat Natal tetapi ceroboh, Arthur menangani dan menjawab surat-surat dari anak-anak kecil seluruh dunia.
Pengiriman hadiah Natal kali ini sukses besar dengan pengiriman jutaan hadiah natal tersebar di seluruh dunia dalam waktu yang sangat cepat. Santa Clause kemudian menunda jadwal pensiunnya.

Namun hal tersebut justru membuat Steve kesal. Di tengah kesuksesan yang besar ini, elf bernama Bryony (Ashley Jensen) menemukan satu hadiah yang belum terkirim. Steve menolak untuk mengirimkannya kembali, sementara Arthur yang tidak sengaja mendengar masalah ini sangat khawatir akan hal ini.

Ia sadar bahwa hadiah yang belum terkirim itu adalah punya anak perempuan kecil bernama Gwen. Sehingga, Arthur dan Grandsanta serta elf yang bernama Bryony menggunakan teknik lama dengan bantuan alat navigasi masa kini akan mengirimkan hadiah tersebut sampai sebelum fajar pagi tiba.

Rasa semangat mereka ini menjadi petualangan yang luar biasa demi menyelamatkan kebahagiaan satu orang anak di hari Natal.

Secara keseluruhan, film yang disutradarai Sarah Smith itu menampilkan humor yang bagus untuk anak-anak maupun orang dewasa, dan memahami apa yang anak-anak inginkan. ‘Arthur Christmas’ adalah film yang menyenangkan untuk dinikmati bersama keluarga di saat hari Natal.(jm/dt)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s