PENTAKOSTA

Pada hari minggu besok umat kristen akan memperingati hari pentakosta. Sudah pasti bagi umat kristen kata pentakosta sudah tisak asing lagi.
Tapi tahukah kita akan arti Pentakosta? Pentakosta adalah dari kata Yunani yang berarti jumlah 50 dari sesuatu. Di dalam Imamat 23:4-22, secara tradisi Yahudi, Pentakosta adalah satu dari 3 hari raya besar yang dimulai pada hari kelima puluh setelah Paskah. Hari raya ini dimulai pada tanggal 16 bulan abib atau April. Prosesnya akan didahului oleh domba yang disembelih pada tanggal 14, kemudian tgl 15 adalah hari pertemuan kudus dan tgl 16 dilanjutkan dengan persembahan buah sulung dari hasil tanah. Selama 49 hari sampai kepada pentakosta, setelah itu mereka merayakan hari panen raya.

Apa yang dilakukan orang Israel sebagai hari raya yang ditetapkan Tuhan kepada mereka adalah sebenarnya sebuah lambang atau perwujudan dari sebuah peristiwa besar yang akan terjadi pada masa yang akan datang.

Dimulai sebelum paskah, mereka menyembelih domba yang tak bercacat, maka itu menjadi sebuah wujud daripada salib Kristus sebagai anak domba yang sempurna yang disembelih untuk menebus dosa manusia. Ibrani 10:1-7 menuliskan, “Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: “Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki–tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku–. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku.”

Kemudian dua hari berikutnya yaitu hari ketiga setelah domba disembelih, mereka menyerahkan buah sulung dari hasil panen mereka. Ini menjadi gambaran masa depan dari Kristus yang mati di kayu salib, pada hari ketiga bangkit dan menjadi buah sulung dari segala yang bangkit nantinya. 1 Korintus 15:23 menuliskan, “Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.”

Kemudian selama 49 hari berikutnya tibalah hari kelimapuluh di mana mereka merayakan panen besar-besaran. Apa yang diwujudkan di sini? Gereja berdiri! Sudah waktunya menuai. Kisah Rasul 2 yang kita baca adalah awal dari sebuah gerakan penginjilan sehingga dituliskan di dalam Kisah Para Rasul 2:41, “Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.”

Nah, kalau kita melihat ketiga urutan ini, maka ini menjadi sebuah paket yang tidak bisa dipisah-pisahkan. Antara kematian, kebangkitan Yesus dan turunnya Roh Kudus adalah sebuah konsep kesatuan yang terjadi satu kali untuk selama-lamanya. Tuhan tidak akan mati lagi, Dia tidak akan bangkit lagi dan Roh Kudus tidak akan turun dengan cara yang demikian lagi. Semua adalah satu kali saja, peristiwa khusus pada waktu itu.

Karena itu, kita tidak perlu menantikan Roh Kudus dengan cara yang sama lagi. Roh Kudus sekarang sudah tinggal di dalam hati kita sebagai orang percaya. Dia menjadi meterai bagi keselamatan kita. Dia menjadi pribadi yang berkuasa untuk mengalahkan dosa kita. Dia menjadi pribadi yang menuntun kita kepada kebenaran dan pekerjaan Allah. Hiduplah oleh Roh!

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s