PROFIL 8 PEMAIN NATURALISASI PHILIPINA

Walau dari 17 kali pertemuan kesebelasan nasional Indonesia dan kesebelasan nasional Pilipina, Indonesia sudah memenangkan 16 kali. Namun Alfred Ridle sang pelatih tim “Garuda” masih sangat hati-hati mempersiapkan tim kesebelasan Indonesia untuk berhadapan dengan Philipina pada 2 pertandingan semi final yang diadakan pada tanggal 16 dan 19 Desember 2010 di Istora senayan Jakarta. Wajar kalau sang pelatih mesti waspada dan hati-hati, karena tim kesebelasan yang dikenal sebagai tim pecundang dikawasan Asia Tenggara, bisa berhasil mengalahkan juara bertahan turnaman AFF, Vietnam yang nota bene dikalahkan dikandang vietnam sendiri.
Penampilan cemerlang Filipina ditenggarai tak lepas dari hadirnya 8 pemain naturalisasi. Mereka menjadi andalan di setiap laga yang dilakoninya. Berikut adalah profil singkat kedelapan pemain tersebut.

1. Jason De Jong
Gelandang kelahiran 1990 ini merupakan pemain berdarah campuran Belanda-Filipina. De Jong sempat ditawari untuk memperkuat timnas U-19 Belanda, namun menolak dan pilih memperkuat timnas Filipina.
De Jong resmi memperkuat Filipina saat tampil pada kualifikasi Piala AFF 2008. Saat Filipina bertemu Timor Leste, pemain berusia 20 tahun itu tampil sebagai pemain pengganti. Sayangnya, Filipina gagal lolos ke babak utama.
Tak hanya terampil di lapangan hijau, De Jong juga memperkuat timnas futsal Filipina pada kejuaraan Futsal AFF 2009. De Jong mencetak tiga gol saat timnya membantai Timor Leste 10-0 dan kalah 3-4 dari Indonesia
2. Robert James Dazo Gier
Gier merupakan pemain kelahiran Ascot, Inggris, 6 Januari 1980. Pemain yang bermain untuk Ascot United itu kali pertama dipanggil untuk memperkuat timnas Filipina pada kualifikasi AFC Cup 2009 lalu.
Dalam debutnya, Gier memperkuat Filipina bertemu Bhutan, 14 April 2009. Di tahun yang sama, bek tersebut juga dipercaya tampil saat Filipina bertemu Maladewa dan Turkmenistan.
3. Ray Anthony Jonsson
Bek kiri berusia 31 tahun itu merupakan pemain berdarah campuran Filipina-Islandia. Jonsson bahkan sempat memperkuat tim U-21 Islandia pada 2001, namun tak mendapat panggilan di timnas senior negara tersebut.
Jonsson pun tak mau menyia-nyiakan tawaran Federasi Sepakbola Filipina (PFF). Pemain yang berlaga bersama Völsungur itu setuju untuk memperkuat Filipina melewati kualifikasi Piala AFF 2010.
Debut di Timnas Filipina pemain Grindavik, klub Premier League Islandia ini terjadi saat menghadapi Macau pada 12 Oktober 2010. Dalam pertandingan itu, Jonsson sukses mengawal pertahanan Filipina tak kebobolan dan menang 5-0.
4. Manuel Ott
Pemain ini berlaga di Bundesliga2 bersama Ingolstadt 04. Ott bergabung dengan timnas U-19 Fipilina pada 2009 dan selanjutnya dipanggil untuk masuk timnas senior pada 13 Januari 2010 dan tampil saat Filipina ditahan imbang Taiwan 0-0.
5. James Joseph Placer Yonghusband
Pemain berposisi sayap kanan ini kelahiran Ashford, Middlesex, Inggris, 4 September 1986. Karir sepakbolanya dimulai dari akademi Chelsea pada 1996 saat masih berusia 10 tahun.
Pada 2005 lalu, James dipanggil untuk memperkuat timnas. Pemain yang kini membela Farmborough ini menjadi andalan Filipina di Piala AFF 2010 bersama saudaranya Philip Younghusband.
6. Philip James Placer “Phil” Younghusband
Sama dengan kakaknya, James, Philip juga mengawali karir sepakbolanya dari akademi Chelsea saat masih berusia 9 tahun. Pada 2008, Phil meninggalkan Chelsea dan pindah ke Filipina.
Philip telah memperkuat Filipina pada SEA Games 2005 lalu. Pada event tersebut, dia mencetak dua gol bagi Filipina saat dikalahkan Malaysia 2-4. Phil kembali menjadi andalan di Piala AFF 2010 dan telah mencetak satu gol saat timnya mengalahkan Vietnam 2-0.
7. Alexander Charles Luis Borromeo
Pemain berdarah campuran Amerika Serikat-Filipina ini tergolong serbabisa. Ia pun diberi kepercayaan untuk mengenakan ban kapten Filipina. Dengan tinggi 188 cm, Borromeo bisa tampil sebagai bek tengah, gelandang bertahan, bahkan striker.
Borromeo pertama kali membela timnas Filipina pada 2004 lalu. Dari 28 kali penampilannya, pemain berusia 27 tahun itu sudah mengoleksi 4 gol.
8. Neil Etheridge
Etheridge menjadi pemain yang memiliki karir paling mengilap di timnas Filipina. Pemain kelahiran London, 1990 itu tercatat sebagai kiper ketiga tim Premier League, Fulham.
Etheridge sempat menolak tawaran Filipina pada 2007 lalu. Alasannya, dia tidak tahu banyak mengenai sepakbola di negara ibunya itu. Etheridge akhirnya luluh saat Federasi Sepakbola Filipina merayunya lagi setahun kemudian.
Etheridge menjadi tembok yang kokoh di lini belakang Filipina pada Piala AFF 2010. Dari 3 laga, kiper dengan tinggi badan 191 cm itu baru kebobolan satu gol saat timnya ditahan imbang Singapura 1-1.
Etheridge bukanlah kiper sembarangan. Dia sempat memperkuat timnas U-16 Inggris pada 2005. Di Fulham, Etheridge sempat menjadi kiper utama saat kiper utama Mark Schwarzer dan kiper kedua David Stockdale menderita cedera.(JM/VN).

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s