PEMAIN NATURALISASI

Indonesia !..Indonesia! Indonesia.!. itulah pekikan supporter tim nasional sepak bola indonesia, saat tim “Garuda” menekuk Malaysia 5-1, Laos 6-0,dan kesebelasan Thailand dengan skor 2-1. Beberapa kalangan masyarakat dan sebagian pengamat sepak bola, bahkan orang nomor satu di negeri ini Presiden SBY mengatakan bahwa inilah era awal kebangkitan persepak-bolaan Nasional. Rasa nasionalisme bangsa ini terasa lebih hidup dengan kemenangan beruntun tim nasional dalam fase group, ini yang menyebabkan Indonesia menjadi juara group dengan nilai sempurna dengan mencetak tiga kali kemenangan.
Uforia sepak bola semacam ini tidak cuma terjadi di tanah air, Negara tetangga disebelah utara Indonesia, yakni Philipina terjadi hal yang sama. Sebabnya Negara yang pernah dipimpin Corozon Aquino ini, juga mengalami peningkatan yang pesat di dunia olah raga yang paling banyak penggemar ini, karena sebelumnya Philipina dalam dunia olah raga sepak bola ini tidak begitu di unggulkan. Dikawasan Asia Tenggara, Negara ini tidak dianggap karena lebih sering menjadi pecundang. Untuk gelaran piala AFF tahun 2010 ini Philipina menjadi salah satu semi finalis bersama Indonesia, Malaysia serta Vietnam. Ini dikarenakan tim nasional Philipina kali ini mengadakan restrukturisasi besar-besaran dengan menaturalisasi delapan pemain sekaligus yang sudah berpengalaman bermain diberbagai tingkatan di liga Inggris. Untuk tim nasional Indonesia ada dua nama hasil naturalisasi yaitu Christian “El Loco” Gonzales dan Irfan Bachdim. Pemain asal Uruguay ini bagi penimat sepak bola nasional, namanya sudah tidak asing lagi, karena kurang lebih sudah empat tahun beredar dalam liga domestic yang dikenal dengan Indonesia Super Leagu (ISL). Untuk nama yang kedua yakni Irfan Bachdim baru mulai dikenal pada tahun 2010 ini. Pemain yang satu ini pada awal musim ISL sempat tidak lolos dalam seleksi pemain dan ditolak dua klub besar yaitu Persib dan Persija yang akhirnya bergabung dengan Persema Malang. Namun setelah Bachdim terpilih dalam squad Ridle , apa lagi setelah berhasil mencetak gol saat Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dan Laos, namanya mendadak popular dan sontak terkenal keseluruh Indonesia. Kalau Christian Gonzales adalah benar orang Uruguay asli yang beristrikan orang Indonesia ( Eva Siregar), yang kemudian mengalihkan kewarganegaraannya menjadi Indonesia. Namun untuk Irfan Bachdim adalah anak blasteran Indonesia Belanda yang bisa secara otomatis mendapatkan kewarganegaan Indonesia dengan mengikuti kewarganegaraan sang bapak. Jadi untuk Irfan Bachdim merupakan pemain yang asli masih berdarah Indonesia. Sebenarnya banyak pemain sepak bola yang punya prestasi dan dikenal secara Internasional yang masih mengalir darah pribumi, sebut saja kapten kesebelasan yang memimpin tim Belanda pada gelaran piala dunia 2010 di Afrika Selatan Yaitu, Geovani Van Bronkhorst (mempunyai ibu asli Maluku, Johan Haitinga (bapaknya keturunan Maluku). Disamping itu masih banyak lebih dari empat lusin pemain muda seangkatan Irfan Bachdim yang masih bermain di liga Belanda, Italia dan Belgia, antara lain: David Ririhena, Donovan Partosubroto, Joas Siahaija, Lucein Sahetapi, Michel Tamisela, Radja Naingolan, Raphael Sususepha, Raymon soeroredja, Estefan Patynasarani.
Disamping itu masih banyak lagi pemain sepak bola berdarah Indonesia yang masih menimbah ilmu di klub ternama di Eropa sbb:
(Usia-17 tahun )
Anice Waisapy = vvv venlo
Cayfano Latupeirissa = nec nijmegen

Estefan Pattinasarany = az alkmaar
Joey Latumalea = fc groningen
Yoram Pesulima = vitesse/agovv
Marciano Leuwol = vitesse/agovv
Stevie Hattu = vvv venlo
Sonny Luhukay = vvv venlo
Masaro Latuheru = feyenoord rotterdam
Ferd Pasaribu = fortuna sittard
Jair Behoekoe Nam Radja = rkc waalwijk
Marinco Hiariej = bv veendam
Graham Bond = fc omniworld
(Usia-16 tahun )
Brandon Leiwakabessy = nec nijmegen
Jordi Tatuarima = nec nijmegen
Levi Raja Boean = nec nijmegen
Rychto Lawalata = nec nijmegen
Benjamin Roemeon = vitesse/agovv
Delano Haulussy = GA eagles deventer
Ricarco Malaihollo = GA eagles deventer
Jordi Rakiman = cambuur leeuwarden
Kevin Pairun = cambuur leeuwarden

Dibawah Usia 15 Tahun
Silgio Thenu = feyenoord D1 (U-14)
Niaz de Coninck = feyenoord D1 BVO (U-14)
Tom Titarsolej = psv eindhoven D3 (U-12)
Jamarro Diks = vitesse/agovv D1 (U-14)
Kevin Diks (Bakarbessy) = vitesse/agovv D2 (U-13)
Jerah Hukom = Vitesse/agovv D2 (U-13) RAJA NAINGGOLAN
Jamarro Diks = vitesse/agovv D1 (U-14)
Shayne Pattynama = ajax amsterdam E3 (U-11)
Nathan Haurissa = fc den bosch D2 (U-13)
Sereno Latuhihin = fc den bosch D3 (U-12).
Seandainya para pimpinan teras PSSI bisa mengadakan pendekatan secara intensif dan menaturalisasi sebagian pemain muda yang masih mengalir darah Indonesia yang tercantum dalam daftar di atas, bukan tidak mungkin Indonesia akan bisa berbicara lebih diarena piala dunia , lima atau sepuluh tahun mendatang, minimal ditingkat Asia, semoga. (jm)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s